Pangandaran, pantai cantik di ujung selatan Ciamis. Setelah begitu lama hanya mendengar keindahannya dari cerita teman dan dari cerita di dunia maya, akhirnya akhir minggu ini saya kesampaian juga untuk mencicipi keindahan pantai Pangandaran. Pangandaran adalah salah satu mutiara yang terserak di bumi khatulistiwa ini. Harta yang sangat berharga bagi Indonesia
Rute kali ini yang saya lewati adalah Jakarta-Bandung-Ciamis-Banjar-Pangandaran menggunakan Bus umum dan kendaraan pribadi. Selama menikmati keindahan sisi selatan Pulau Jawa ini, saya sempat menikmati berbagai objek wisata yaitu :
1. Green Canyon.
Green Canyon ini ada di sisi barat dari Pangandaran, tepatnya terletak di Desa Kertayasa Kecamatan Cijulang kurang lebih 25 Km dari Pangandaran. Cukang Taneuh adalah nama asli dari Green Canyon.
Pengalaman yang kami dapatkan di sini sungguh mempesona hati. Pada hari itu Green Cnyon tidak tampak hijau, karena menurut informasi baru saja terjadi hujan sehingga aliran air tercampur oleh lumpur sehingga menjadi coklat dan cukup deras. Namun hal ini tidak menghilangkan pesona dari Green Canyon dengan apitan dua tebing di sisi kiri dan kanan aliran sungai. Stalaktit dan stalagmit yang ada di sisi-sisi dinding tebing sungguh menggoda untuk dihampiri.
Namun ternyata petualangan kami baru saja akan dimulai. Sesampai dibatas perahu , mas pemandu perahu menawarkan perjalanan menyusuri sisi tebing dengan terjun masuk ke sungai yang cukup deras saat itu (habis hujan dengan lumpur coklat), cukup menakutkan dengan derasnya aliran, namun nyali teman-teman malahan tertantang dan akhirnya kami mengiyakan tawaran mas pemandu.
Perjalanan selanjutnya yang hanya sekitar 1 Km dengan menyusuri sungai ini, tenyata menjadi petualangan yang cukup menegangkan. Melawan arus sungai yang tenyata sangat deras sungguh tidak mudah, apalagi tanpa adanya pijakan untuk melangkah. Berkali-kali kami haru melawan derasnya arus hanya dengan menggunakakan kaitan tangan di pinggir tebing, berkali-kali pula kami ikut terbawa arus sehingga harus mengulangi menyusuri tebing-tebing itu. Namun setiap kali mencapai batu yang menjadi tempat istirahat seteleh melewatia rus yang cukup keras, kami terus terpacu untuk naik keatas aliran sungai.
Setelah melalui perjuangan yang sangat keras melawan arus akhirnya kami mencapai aliran yang sudah cukup atas. Disini kami langsung terjun ke arus dan ikut aliran untuk kebawah menuju perahu kami. ditengah perjalanan pulang, adrenalin kami kembali ditantang untuk terjun dari batu yang bentuknya seperti jamur denga ketinggian kurang lebih 4-5 meter ke dalam sungai, tentu saja kami mengiyakan untuk terjun, cukup menakutkan, namun mampu membayar rasa penasaran dan melepaskan adrenalin.
Waktu yang berjalan satu jam itu sungguh mempesona saya, meskipun tidak berhasil melihat hijaunya aliran sungai di Green Canyon, namun petualangan menembus aliran sungai yang deras mampu mengobati kekecewaan kami.
Karena saat itu berbasah-basah ria, saya tidak membawa oleh-oleh gambar dari Green Canyon.
kalo mau liat gambar Green Canyon disini
sewa perahu : 75ribu rupiah untuk 5-6 orang per perahu
pemandu untuk menyusur sungai : 25ribu per orang bisa nego
kalo mau mencoba atraksi lain ada di Green Canyon yaitu dengan body rafting. untuk bisa body rafting kita harus cukup pagi sampai di sana maksimal sebelum dhuhur, karena body rafting mencapai waktu tempuh sekitar 4-6 jam perjalanan. untuk body rafting kemarin kami ditawari 875ribu untuk 5 orang
Rute akses Green Canyon.
Green Canyon dapat diakses melalui jalur darat dari Pangandaran ke arah barat. Kebetulan kami menggunakan kendaraan pribadi jadi lebih mudah. Namun kalo mau menggunakan angkutan umum, gunakan saja bus yang menuju ke Cijulang dari terminal Pangandaran. Jalan akses menuju ke Cijulang dapat dikatakan cukup rusak saat ini sehingga harus hati-hati dalam berkendara.
2. Pantai Batu Karas
Pantai Batu Karas terletak di jalur yang sama dengan Green Canyon, tinggal meneruskan dari Green Canyon sekitar 6 Km. Pantai Batu Karas adalah sebuah pantai dengan arus laut yang tenang dan pantai yang landai dengan pasir berwarna hitam yang cukup panjang. di ujung kedua sisi pantai terdapat karang yang cukup tinggi sehingga kita bisa melihat ke arah laut luas.
Saat berada di pantai Batu Karas tentu saja kita bisa memilih wisata air semau kita. Disini kami mencoba untuk menggunakan Banana Boat, dengan hasil nego,akhirnya dengan 30ribu per orang kita bisa muter-muter selama 30 menitan disini. Selain Banana boat masih banyak wahana lain yang kita pilih sesuka kita, jangan lupa untuk nego dulu untuk dapat harga terbaik. Untuk memeasuki wilayah Pantai Batu Karas, kita (pake minibus) kena tiket 27ribu, jenis kendaraan lain harga beda. Di pantai Batu Karas akomodasi cukup memadai dengan berbagai warung di pinggir pantai dan berbagai hotel tinggal pilih saja sesuai budget dan kebutuhan.
oleh-oleh dari pantai Batu Karas (pakai kamera HP)
3. Pantai Pangandaran
Tujuan terakhir kami adalah pantai Pangandaran. Kami sampai di pantai Pangandaran sudah sore karena sudah mengunjungi Green Canyon dan Pantai Batu Karas lebih dulu. Samapi di Pangandaran pas saat sunset sehingga kami berhenti sejenak di pantai barat Pangandaran untuk menikmati indahnya tenggelamnya matahari di ufuk barat.
Karena waktu udah malam kami langsung menuju ke penginapan yang sudah kami bookin sebelumnya, karena pas weekend untuk mengantisipasi penuhnya penginapan. Kami mendapat penginapan seharga 350ribu dengan 3 bed dan AC, lumayanlah karena posisinya deket pantai barat dan timur serta cagar alam.
Pada pagi hari kami langsung menuju ke pantai timur menunggu matahari terbit, tapi sayang pagi itu matahari enggan menampakkan senyumnya. selanjutnya kami menuju cagar alam. tiket mausk cagar alam adalah 7000rupiah per orang.
Cagar alam menyuguhkan berbagai objek wisata bagi wisatawan diantaranya adalah berbagai gua, pantai dan hewan alam liar.
objek di Cagar Alam Pangandaran
penghuni cagar alam : monyet
monyet menjadi penghuni utama cagar alam Pangandaran, monyet ini bebas berkeliaran disini. Tidak usah membawa makanan dan minuman daripada dirampok oleh monyet-monyet ini
penghuni cagar alam : rusa
penghuni lain dari kawasan cagar alam Pangandaran adalah rusa. Rusa-rusa ini juga dibiarkan bebas berkeliaran, jadi jangan kaget apabila hotel anda dekat cagar alam, maka pada malam hari akan banyak rusa yang berkeliaran dekat hotel anda.
pantai pasir putih
Rute Akses Pangandaran
Pantai Pangandaran bisa diakses dari Kota Banjar menuju arah selatan, petunjuk arah yang ada di jalan cukup representatif untuk membimbing para pengendara menuju Pangandaran. Untuk pengguna angkutan umum, dari Jakarta kita bisa menggunakan bus Primajasa dari Lb Bulus menuju Tasikmalaya dengan tarif 40ribu. dari Tasikmalaya bisa menggunakan bus dengan jurusan Pangandaran yang cukup banyak, paling banyak adalah Bus Budiman yang juga menuju ke Cijulang.
Selain obyek diatas, sebenarnya masih banyak tempat yang pengen dikunjungi yaitu
- Citumang
- Pantai Batu Hiu
Rute kali ini yang saya lewati adalah Jakarta-Bandung-Ciamis-Banjar-Pangandaran menggunakan Bus umum dan kendaraan pribadi. Selama menikmati keindahan sisi selatan Pulau Jawa ini, saya sempat menikmati berbagai objek wisata yaitu :
1. Green Canyon.
Green Canyon ini ada di sisi barat dari Pangandaran, tepatnya terletak di Desa Kertayasa Kecamatan Cijulang kurang lebih 25 Km dari Pangandaran. Cukang Taneuh adalah nama asli dari Green Canyon.
Pengalaman yang kami dapatkan di sini sungguh mempesona hati. Pada hari itu Green Cnyon tidak tampak hijau, karena menurut informasi baru saja terjadi hujan sehingga aliran air tercampur oleh lumpur sehingga menjadi coklat dan cukup deras. Namun hal ini tidak menghilangkan pesona dari Green Canyon dengan apitan dua tebing di sisi kiri dan kanan aliran sungai. Stalaktit dan stalagmit yang ada di sisi-sisi dinding tebing sungguh menggoda untuk dihampiri.
Namun ternyata petualangan kami baru saja akan dimulai. Sesampai dibatas perahu , mas pemandu perahu menawarkan perjalanan menyusuri sisi tebing dengan terjun masuk ke sungai yang cukup deras saat itu (habis hujan dengan lumpur coklat), cukup menakutkan dengan derasnya aliran, namun nyali teman-teman malahan tertantang dan akhirnya kami mengiyakan tawaran mas pemandu.
Perjalanan selanjutnya yang hanya sekitar 1 Km dengan menyusuri sungai ini, tenyata menjadi petualangan yang cukup menegangkan. Melawan arus sungai yang tenyata sangat deras sungguh tidak mudah, apalagi tanpa adanya pijakan untuk melangkah. Berkali-kali kami haru melawan derasnya arus hanya dengan menggunakakan kaitan tangan di pinggir tebing, berkali-kali pula kami ikut terbawa arus sehingga harus mengulangi menyusuri tebing-tebing itu. Namun setiap kali mencapai batu yang menjadi tempat istirahat seteleh melewatia rus yang cukup keras, kami terus terpacu untuk naik keatas aliran sungai.
Setelah melalui perjuangan yang sangat keras melawan arus akhirnya kami mencapai aliran yang sudah cukup atas. Disini kami langsung terjun ke arus dan ikut aliran untuk kebawah menuju perahu kami. ditengah perjalanan pulang, adrenalin kami kembali ditantang untuk terjun dari batu yang bentuknya seperti jamur denga ketinggian kurang lebih 4-5 meter ke dalam sungai, tentu saja kami mengiyakan untuk terjun, cukup menakutkan, namun mampu membayar rasa penasaran dan melepaskan adrenalin.
Waktu yang berjalan satu jam itu sungguh mempesona saya, meskipun tidak berhasil melihat hijaunya aliran sungai di Green Canyon, namun petualangan menembus aliran sungai yang deras mampu mengobati kekecewaan kami.
Karena saat itu berbasah-basah ria, saya tidak membawa oleh-oleh gambar dari Green Canyon.
kalo mau liat gambar Green Canyon disini
sewa perahu : 75ribu rupiah untuk 5-6 orang per perahu
pemandu untuk menyusur sungai : 25ribu per orang bisa nego
kalo mau mencoba atraksi lain ada di Green Canyon yaitu dengan body rafting. untuk bisa body rafting kita harus cukup pagi sampai di sana maksimal sebelum dhuhur, karena body rafting mencapai waktu tempuh sekitar 4-6 jam perjalanan. untuk body rafting kemarin kami ditawari 875ribu untuk 5 orang
Rute akses Green Canyon.
Green Canyon dapat diakses melalui jalur darat dari Pangandaran ke arah barat. Kebetulan kami menggunakan kendaraan pribadi jadi lebih mudah. Namun kalo mau menggunakan angkutan umum, gunakan saja bus yang menuju ke Cijulang dari terminal Pangandaran. Jalan akses menuju ke Cijulang dapat dikatakan cukup rusak saat ini sehingga harus hati-hati dalam berkendara.
2. Pantai Batu Karas
Pantai Batu Karas terletak di jalur yang sama dengan Green Canyon, tinggal meneruskan dari Green Canyon sekitar 6 Km. Pantai Batu Karas adalah sebuah pantai dengan arus laut yang tenang dan pantai yang landai dengan pasir berwarna hitam yang cukup panjang. di ujung kedua sisi pantai terdapat karang yang cukup tinggi sehingga kita bisa melihat ke arah laut luas.
Saat berada di pantai Batu Karas tentu saja kita bisa memilih wisata air semau kita. Disini kami mencoba untuk menggunakan Banana Boat, dengan hasil nego,akhirnya dengan 30ribu per orang kita bisa muter-muter selama 30 menitan disini. Selain Banana boat masih banyak wahana lain yang kita pilih sesuka kita, jangan lupa untuk nego dulu untuk dapat harga terbaik. Untuk memeasuki wilayah Pantai Batu Karas, kita (pake minibus) kena tiket 27ribu, jenis kendaraan lain harga beda. Di pantai Batu Karas akomodasi cukup memadai dengan berbagai warung di pinggir pantai dan berbagai hotel tinggal pilih saja sesuai budget dan kebutuhan.
oleh-oleh dari pantai Batu Karas (pakai kamera HP)
3. Pantai Pangandaran
Tujuan terakhir kami adalah pantai Pangandaran. Kami sampai di pantai Pangandaran sudah sore karena sudah mengunjungi Green Canyon dan Pantai Batu Karas lebih dulu. Samapi di Pangandaran pas saat sunset sehingga kami berhenti sejenak di pantai barat Pangandaran untuk menikmati indahnya tenggelamnya matahari di ufuk barat.
Karena waktu udah malam kami langsung menuju ke penginapan yang sudah kami bookin sebelumnya, karena pas weekend untuk mengantisipasi penuhnya penginapan. Kami mendapat penginapan seharga 350ribu dengan 3 bed dan AC, lumayanlah karena posisinya deket pantai barat dan timur serta cagar alam.
Pada pagi hari kami langsung menuju ke pantai timur menunggu matahari terbit, tapi sayang pagi itu matahari enggan menampakkan senyumnya. selanjutnya kami menuju cagar alam. tiket mausk cagar alam adalah 7000rupiah per orang.
Cagar alam menyuguhkan berbagai objek wisata bagi wisatawan diantaranya adalah berbagai gua, pantai dan hewan alam liar.
objek di Cagar Alam Pangandaran
penghuni cagar alam : monyet
monyet menjadi penghuni utama cagar alam Pangandaran, monyet ini bebas berkeliaran disini. Tidak usah membawa makanan dan minuman daripada dirampok oleh monyet-monyet ini
penghuni cagar alam : rusa
penghuni lain dari kawasan cagar alam Pangandaran adalah rusa. Rusa-rusa ini juga dibiarkan bebas berkeliaran, jadi jangan kaget apabila hotel anda dekat cagar alam, maka pada malam hari akan banyak rusa yang berkeliaran dekat hotel anda.
pantai pasir putih
Rute Akses Pangandaran
Pantai Pangandaran bisa diakses dari Kota Banjar menuju arah selatan, petunjuk arah yang ada di jalan cukup representatif untuk membimbing para pengendara menuju Pangandaran. Untuk pengguna angkutan umum, dari Jakarta kita bisa menggunakan bus Primajasa dari Lb Bulus menuju Tasikmalaya dengan tarif 40ribu. dari Tasikmalaya bisa menggunakan bus dengan jurusan Pangandaran yang cukup banyak, paling banyak adalah Bus Budiman yang juga menuju ke Cijulang.
Selain obyek diatas, sebenarnya masih banyak tempat yang pengen dikunjungi yaitu
- Citumang
- Pantai Batu Hiu









